Revolusi teknologi saat memasuki abad 21 banyak kejutan baru. Saat kita
mungkin masih 'nyaman' dengan teknologi layar sentuh, tak lama lagi
hanya dengan gerakan mata semua eksekusi pada gadget bisa dilakukan
dengan mudah.
utk mengakali minum obat lebih menyenangkan, terkadang kita berusaha
mencari partner obat selain air putih agar ada rasa manis-manisnya. tapi
ternyata kita tdk bisa sembarangan dlm memilih partner, karena hampir
sebagian besar obat mempunyai sifat yg interaksinya dpt mempengaruhi
kerja dr obat itu sendiri, tergantung bersinggungan dgn zat apa obat
itu. maka dr itu, air putih jauh lbh baik digunakan sbg minuman
pengantar obat karena bersifat netral.
TEH
minuman ini paling
sering jd pasangan utk minum obat, tapi teh sebenarnya kurang baik
dipakai sbg pengantar minum obat. sebab didalam teh terdapat zat tanin
yg bisa mengangkat zat besi yg terdapat didalam obat. alhasil klo minum
obat pakai teh, obat yg kita minum jd tdk bs bekerja dgn sempurna.
SUSU
beberapa
obat seperti keluarga antibiotik yang mengandung tetrasiklik akan
bereaksi dengan susu. kalsium yang terdapat dalam susu akan mengikat
obat atau antibiotik sehingga mencegah penyerapan obat tersebut di dalam
tubuh.
KOPI
dalam ilmu kesehatan kopi tdk dianjurkan
dijadikan minuman pengantar minum obat. pasalnya kopi mengandung zat yg
dapat memacu kerja sel" tubuh. jadi apabila obat dan kopi diminum
bersamaan, maka akan muncul efek samping, seperti jantung
berdebar-debar.
MINUMAN BERSODA
minuman bersoda mengandung
zat" kimia yg pada intinya mempunyai efek yg membahayakan bagi tubuh.
minuman bersoda mengandung kalsium karbondioksida, dan kalsium
karbondioksida ini bs jd fatal efeknya apabila bersinggungan dgn bahan
kimia yg terdapat dlm obat"an.
JUS BUAH
sekilas jus buah
memang punya image yg menyehatkan. tp dibalik itu ternyata jus buah jg
mengandung zat kimia yg akan memberikan efek samping yg tdk bisa kita
duga. hampir tdk ada bedanya jus buah pabrikan atau jus buah yg masih
fresh, karena zat kimianya berasal dr buah itu sendiri.